Piala Dony Yoshua Bakal Jadi Agenda Tahunan, Komitmen Cetak Bibit Sepak Bola Sumedang

Bola Jabar News Terkini

KABARBANDUNG.COM – Turnamen sepak bola Piala Dony Yoshua U-21 Kabupaten Sumedang diproyeksikan menjadi agenda rutin tahunan.

Inisiator turnamen, Joshua Sirait, menegaskan komitmennya untuk kembali menggelar kompetisi tersebut sebagai upaya mendukung pembinaan dan melahirkan talenta sepak bola muda di Kabupaten Sumedang.

Komitmen tersebut disampaikan Yoshua saat penutupan Piala Dony Yoshua U-21 di Stadion Ahmad Yani, Minggu (18/10/2026). Turnamen yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan itu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan menjadi ajang kompetisi bagi tim-tim perwakilan kecamatan di Kabupaten Sumedang.

“Turnamen ini tidak menggunakan APBN maupun APBD sama sekali. Insyaallah, setiap tahun akan dilaksanakan kembali,” ujar Joshua, yang juga merupakan investor Persib Bandung.

Yoshua mengapresiasi seluruh panitia, perangkat pertandingan, aparat keamanan, serta para peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan turnamen. Ia berharap edisi berikutnya dapat berlangsung lebih meriah dengan kualitas pertandingan yang semakin baik.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyambut baik keberlanjutan turnamen tersebut. Ia berharap Piala Dony Yoshua tidak sekadar menjadi kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan pemain-pemain berbakat dari Sumedang.

“Harapannya, dari turnamen ini lahir pemain-pemain andal yang membanggakan Kabupaten Sumedang, bisa bermain di Persib Bandung, bahkan memperkuat Tim Nasional Indonesia,” kata Dony.

Menurutnya, kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembentukan atlet, baik dari sisi kemampuan, mental bertanding, maupun sportivitas. Karena itu, penyelenggaraan yang berkelanjutan diharapkan memberi kesempatan lebih luas bagi pemain muda untuk mengembangkan potensinya.

Bupati Dony juga mengapresiasi Yoshua Sirait atas dukungannya terhadap kemajuan sepak bola di Kabupaten Sumedang. Ia berharap penyelenggaraan berikutnya dapat terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas pertandingan maupun pembinaan atlet.

“Tidak akan ada kemajuan tanpa kita ikut berkompetisi. Tidak akan ada perubahan tanpa kita ikut berkompetisi. Bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi juga siapa yang terus belajar untuk menjadi pemenang,” tuturnya.

Dengan rencana penyelenggaraan setiap tahun, Piala Dony Yoshua diharapkan menjadi salah satu ruang pembinaan sepak bola usia muda di Sumedang, sekaligus memperkuat ekosistem olahraga daerah melalui kompetisi yang berkesinambungan dan dukungan berbagai pihak. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *