Oleh: Teguh Safary/Jurnalis Sumedang
Tepat 1 Juli 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencapai usia 80 tahun. Delapan dekade ini adalah perjalanan panjang melintasi berbagai zaman dan dinamika politik.
Namun, momentum Hari Bhayangkara kali ini terasa berbeda; publik menatap tajam pada “cermin” citra institusi yang sempat teruji oleh berbagai isu miring dan perilaku oknum yang mencederai rasa keadilan.
Masyarakat kini lebih cerdas dan vokal dalam mengawasi aparat. Situasi ini sempat memicu diskursus ekstrem, seperti wacana menempatkan Polri di bawah kementerian sebagai upaya reformasi.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana tersebut. Penolakan ini bukan sekadar menjaga otoritas, melainkan prinsip bahwa Polri harus tetap independen dari kepentingan politik praktis.
Konsekuensinya, Polri memikul beban pembuktian yang lebih berat. Tanpa naungan birokrasi kementerian, perbaikan, pembersihan internal, dan peningkatan kualitas pelayanan harus lahir dari rahim institusi itu sendiri.
Polri Milik Negeri: Berbenah dengan Presisi
Menyambut usia ke-80, konsep “Polri Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) harus menjadi manifestasi semangat “Polri Milik Negeri”.
Di usia matang ini, Polri dituntut melakukan otokritik dan transformasi nyata. Masyarakat tidak lagi menanti janji manis; yang didambakan adalah rasa aman, penegakan hukum yang tidak tebang pilih, dan sikap humanis yang tulus.
Di balik riuh rendah kritik, kita tidak boleh melupakan sosok polisi yang setia menunaikan janji—mereka yang hadir saat malam larut, turun ke jalan demi keadilan, dan meredam konflik.
Kritik dan kecaman yang hadir adalah bentuk kasih sayang masyarakat agar Polri kembali ke jati dirinya: sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat yang hakiki.
Terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang telah memilih jalan pengabdian. Di usia ke-80 ini, harapan besar disandarkan agar Polri terus membumi.
Jadikan Presisi sebagai denyut nadi, teruslah menjadi garda terdepan yang humanis, dan bertindaklah dengan kebijaksanaan.
Redaksi dan segenap Jurnalis Kabar Priangan Online (KAPOL.id) mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Teruslah berkarya menjaga kedamaian, karena di pundak Polri, harapan akan rasa aman bagi masa depan anak cucu negeri senantiasa dititipkan. ***
Salam Bhayangkara, Salam Presisi…..
